Innal-ladziina kafaruu sawaa-un 'alaihim a-andzartahum am lam tundzirhum laa yu'minuun(a) 6 Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Qulnaa ihbithuu minhaa jamii'an faimmaa ya'tiyannakum minnii hudan faman tabi'a hudaaya falaa khaufun
Alaa inna auliya' Allahi laa khaufun alaihim wa laa hum laa yahzanun. Tanda-tanda kewalian itu menurut Alquran adalah tidak takut dan tidak ditundukkan oleh rasa takut. Beliau tidak takut melarat. Tidak takut dihinakan orang. Yang terpenting bagi beliau adalah (kesadaran) Rabbunallah (pengayom kami adalah Allah)," imbuhnya.
22. (Dialah) yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dialah yang menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu. Karena itu janganlah kamu mengadakan tandingan-tandingan bagi Allah, padahal kamu mengetahui. Juz ke-1 tafsir ayat ke-22.
qs yunus : 63 : ala inna awliya allahi laa khaufun alaihim wa laa hum yahzanun( ingatlah , sesungguhnya qali wali Allah itu tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih . alladzina amanu wa kaanu yattaquun .( yaitu orang2 yang beriman dan mereka selalu bertaqwa) beriman dan bertaqwa itulah wali allah . jangan pernah
Alaa inna auliya allahi laa khaufun alaihim wa laa hum yahzanuun. . Dalm tiap ayat seperti ini.Knp antara al khauf dan al hazan d bedakan memakai bahasa nya? Apa memang ada perbadaan antara kedua nya dalm diri seorang wali allah? Apa rahasiah yg dapat d faham?Terimakasih. JAWABAN :
Pada pengajian yang dihadiri ribuan umat Islam tersebut, Gus Mus menerangkan, wali itu tak pernah takut dan merasa susah. Ia menggambarkan wali dalam surat Al-Ahqof ayat 13: Innalladzina robbunallahu tsummastaqomu fala khoufun alaihim walahum yahzanun. Artinya, "Sesungguhnya orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka tetap istiqomah, maka tidak ada ketakutan terhadap mereka
.
laa khaufun alaihim yahzanun